Jumat, 22 Juni 2012

Dihajar selingkuhan! (joke)

Maraknya infotaintment tentang perselingkuhan dan banyaknya pemakaian istilah selingkuhan dewasa ini ternyata menarik perhatian seorang nenek!
Dia bertanya sama cucunya, "Cucu… apa sebenarnya selingkuhan itu sih?"
Tak ingin si Nenek memikirkan hal yg tidak².
Sang cucu menjawab, "Oh….selingkuhan itu penyakit diare Nek"

Maka mengertilah nenek sekarang kalau ada artis sedang punya selingkuhan berarti artis tersebut sedang terkena penyakit diare.

Suatu pagi si Nenek terduduk lemas di depan rumah dan kebetulan Pak RT lewat serta merasa iba.

Pak RT bertanya pada Sang Nenek, "Nek…kok sepertinya kecapekan dan gak bertenaga gitu?"

Jawab si Nenek, "Iya Pak RT, dari sore sampai pagi dihajar selingkuhan sampe lemas. Belum sempat naikin celana! Eh si selingkuhan sudah hajar lagi! Siapa yg nggak lemas Pak RT!?"
╔╗╔╦══╦╗╔╦══╦╗╔╦══╗
║╚╝║╔╗║╚╝║╔╗║╚╝║╔╗║
║╔╗║╔╗║╔╗║╔╗║╔╗║╔╗║
╚╝╚╩╝╚╩╝╚╩╝╚╩╝╚╩╝╚╝

Minggu, 26 Februari 2012

Kisah Wortel, Telur, dan Kopi...

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya.
Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah.
Ia sudah lelah untuk berjuang.
Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.


Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur.
Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.

Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir.
Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata.
Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah.
Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.


Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”
"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak.
Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu.
Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak.
Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi.
Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.
Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yg sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yg berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan.
Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.
Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.
Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik.
Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya.
Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya?
Apakah kamu wortel, telur atau kopi?”
Bagaimana dengan kamu?
Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.


Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut?
Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku.
Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yg kaku?


Ataukah kamu adalah bubuk kopi?
Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius.
Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.


Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yg mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri.

Kamis, 09 Februari 2012

10 HAL TERBAIK TENTANG AYAH

1. Ayah tidak akan memanjakan anda saat sakit, tapi ia tdk tidur semaleman siapa tahu anda memerlukannya

2. Ayah mungkin tdk tahu jawaban segala sesuatu,tetapi ia membantu anda mencarinya

3. Ayah akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang anda butuhkan

4. Ayah akan mengatakan betapa rindunya ia pada anda ketika anda pergi , tetapi nyaris tanpa kata2

5. Ayah akan berkata " tanya saja pada ibumu" karna ia tidak ingin berkata "tidak"

6. Ayah tidak ada dalam foto keluarga karena ia yang selalu memotret

7. Ayah akan menyalami anda ketika anda akan meninggalkan rumah, karena kalau ia memeluk mungkin ia tdk akan bisa melepaskannya...

8. Ayah sulit menghadapi rambutnya yang menipis, jadi ia menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala

9. Ayah tdk mencoba menjadi yang terbaik tapi ia hanya mencoba melakukan yang terbaik

10. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah melihat anda melakukan sesuatu persis seperti caranya